You are hereBerita Media
Berita Media
KN PRBBK VI - Kearifan Lokal Membuat Tangguh Hadapi Bencana
MPBI : Kearifan Lokal Membuat Tangguh Hadapi Bencana
Kamis, 9 Desember 2010 01:24 WIB
(ANTARA News) - Sekretaris Jenderal Masyarakat Peduli Bencana Indonesia (MPBI) Faisal Djalal mengemukakan, kearifan lokal perlu terus digali untuk membuat tangguh masyarakat mengadapi risiko bencana.
"Kita harus lebih melihat pentingnya menggali kembali kearifan lokal untuk membuat tangguh masyarakat, dan ini bukan hanya untuk di perdesaan, tetapi juga harus terjadi di daerah perkotaan," katanya seperti disampaikan Antonius R Gah, dari Perkumpulan Skala, media relation Konferensi Pengurangan Risiko Bencana Berbasis Komunitas (PRBBK) VI melalui surat elektronik kepada ANTARA di Bogor, Rabu malam.
Ribuan Warga Manokwari Ikuti Simulasi Gempa
Ribuan Warga Manokwari Ikuti Simulasi Gempa
Thias Chia - Okezone
Minggu, 26 Juni 2011 02:01 wib
MANOKWARI - Ribuan warga di Kelurahan Padarni, distrik Manokwari Barat, Papua berlarian menyelamatkan diri ke tempat yang lebih tinggi saat mendengar peringatan dari petugas siaga tsunami di Kelurahan Padarni.
Seluruh warga termasuk anak kecil dan ibu hamil ini panik berlarian dengan membawa barang bawaan seadanya usai gempa bumi melanda Manokwari pada Sabtu (25/6/2011). Sejumlah warga bahkan terluka akibat terjatuh saat berlari untuk menyelamatkan diri.
Simulasi Hadapi Gempa Masih Minim di Manokwari
Simulasi Hadapi Gempa Masih Minim di Manokwari
Penulis : Sidarmaji
Minggu, 26 Juni 2011 19:10 WIB
MANOKWARI--MICOM: Minimnya sosialisasi menghadapi gempa dan tsunami, masyarakat di Kelurahan Padarni, Manokwari, Papua Barat mengadakan simulasi menghadapi gempa, Minggu (26/6).
Robert Manggaprauw, salah satu peserta simulasi menghadapi gempa dan tsunami mengakui trauma sudah beberapa kali daerahnya dilanda gempa dan tsunami. Namun sampai sekarang sangat minim sosialisasi bagaiamana menyelamatkan diri saat terjadi gempa disertai tsunami.
Manokwari Tak Ada Titik Evakuasi Tsunami
Antisipasi bencana
Manokwari Tak Ada Titik Evakuasi Tsunami
Senin, 27 Juni 2011 | 18:01 WIB
MANOKWARI, KOMPAS.com — Meskipun termasuk daerah rawan bencana gempa-tsunami, Manokwari, ibu kota Provinsi Papua Barat, belum memiliki lokasi-lokasi evakuasi bagi warga yang mengungsi menyelamatkan diri. Padahal, Manokwari yang berpenduduk padat termasuk daerah rawan tsunami.
MENJAGA NUSANTARA Lombok Utara dan Ancaman Tiga Bencana Oleh Khaerul Anwar
MENJAGA NUSANTARA
Lombok Utara dan Ancaman Tiga Bencana
Genangan air disertai pohon tumbang di Desa Loloan, Kecamatan Bayan, Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat, ini memerlukan antisipasi karena nyaris terjadi tiap tahun. Hal tersebut mengganggu kelancaran transportasi lingkar utara Pulau Lombok.
OLEH KHAERUL ANWAR
Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat, yang meliputi 5 kecamatan, 33 desa, 322 dusun, dikepung ancaman bencana alam. Bentang kenampakan alam lima kecamatan di KLU bak ”setengah wajan”: di belakang daratannya yang relatif sedikit ada lereng perbukitan dan hutan, dan di depannya ada laut.
Akibatnya, daerah dari barat ke timur, mulai pesisir Desa Malaka di Kecamatan Pamenang, tetangga obyek wisata Senggigi di Lombok Barat, Desa Medana di Kecamatan Tanjung, Desa Gondang di Kecamatan Gangga, Desa Selengen di Kecamatan Kayangan, dan Desa Mumbul Sari di Kecamatan Bayan, rawan longsor, banjir, serta air pasang.
Film Kearifan di Tanali di MetroTV
Kearifan di Tanali
Expedition / Sabtu, 29 Januari 2011 14:21 WIB
BENCANA alam seakan tiada henti mendera Indonesia. Berbagai bencana itu menimbulkan korban jiwa maupun material yang besar. Berdasarkan Asia-Pacific Disaster Report 2010 yang disusun oleh Komisi Ekonomi dan Sosial PBB untuk kawasan Asia dan Pasifik (ESCAP), sejak tahun 1980 sampai 2009 bencana alam Indonesia menyebabkan hampir dua ratus ribu orang meninggal dan kerugian ekonomi mencapai 22.582 miliar dollar Amerika.
Film kearifan di Tanali bisa ditonton disini.
2010 Review: Devastating Floods, a Tsunami, Volcanic Eruptions by Nivell Rayda
2010 Review: Devastating Floods, a Tsunami, Volcanic Eruptions
Nivell Rayda | December 28, 2010
Straddling the Pacific Ring of Fire, Indonesia lays claim to 150 active volcanoes — more than any other country. But that distinction also means the country is particularly prone to a range of natural disasters running the gamut from volcanic eruptions to earthquakes, tsunamis and flash floods.
At no other point was this vulnerability more apparent than in October, when a string of disasters struck across the country, underscoring the authorities’ lack of disaster preparedness and coordination of relief efforts.
Ekspedisi Media PRB di Ende (4): PRB Harus Jadi Gerakan Bersama
kanis jehola
Ekspedisi Media PRB di Ende (4)
PRB Harus Jadi Gerakan Bersama
POS KUPANG/KANIS JEHOLA
IBU HAMIL -- Tim Siaga Bencana Desa (TSBD) Tanali sedang menyelamatkan ibu hamil dari bencana alam banjir dalam simulasi di Desa Tanali, Kamis (16/12/2010).
Minggu, 16 Januari 2011 | 18:58 WIB
Oleh Kanis Jehola
SEBELUM meninggalkan Desa Tanali, Kamis (16/12/2010), rombongan wartawan menyaksikan simulasi tim siaga bencana desa (TSBD). Simulasi itu melibatkan berbagai unsur. Selain dari TSBD, juga unsur tokoh adat (mosalaki), unsur pemerintah desa (kepala desa), pemerintah kecamatan (camat) dan pemerintah kabupaten yang diwakili tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ende. Dari masyarakat tidak hanya orang dewasa dan orang tua, juga anak-anak.
Ekspedisi Media PRB di Ende (3): Tanam Kemiri Lebih Untung
kanis jehola
Ekspedisi Media PRB di Ende (3)
Tanam Kemiri Lebih Untung
POS KUPANG/KANIS JEHOLA
BUKIT -- Kampung Buungenda, Desa Golulada, Kecamatan Detusoko, Kabupaten Ende, berada di punggung bukit. Meski demikian, warga setempat tidak takut akan bencana banjir dan tanah longsor, karena kampung itu dikelilingi hutan rakyat hasil reboisasi warga setempat. Gambar diambil, Rabu (15/1/2010).
Sabtu, 15 Januari 2011 | 18:18 WIB
Oleh Kanis Jehola
SEHARI setelah berada di Desa Tanali, kami berkunjung ke Desa Golulada, Kecamatan Detusoko. Jaraknya dari Desa Tanali sekitar belasan kilometer. Tapi waktu tempuh menuju desa ini hampir satu jam. Menggunakan kendaraan roda empat. Kondisi jalan menuju desa ini juga tidak semuanya bagus. Ada sekitar enam kilometer yang rusak berat. Belum beraspal. Sempit dan berkelok-kelok. Di tempat tertentu warga menggunakan semen sebagai pengganti aspal. Dibuat seperti jalan setapak. Diduga sengaja dirancang agar bisa dilewati kendaraan roda empat dan roda dua.
Peringatan Bulan PRB di Aceh
Wed, Oct 13th 2010, 15:44
Dishub Gelar Konsultasi Pengurangan Risiko Bencana
Kutaraja
BANDA ACEH - Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi Informasi dan Telematika (Dishubkomintel) Aceh, Yuwaldi Away mengatakan, karena Aceh merupakan kawasan rawan bencana, maka publik perlu diberi pengetahuan dan kesadaran tentang upaya pengurangan risiko bencana. Upaya ini dapat dilakukan dengan meningkatkan sosialisasi dan informasi melalui sejumlah lembaga.
Siaran Pers: Ikrar Yogyakarta untuk Terwujudnya Sekolah dan Rumah Sakit Aman Bencana
Kampanye Satu Juta Sekolah dan Rumah Sakit yang Aman
Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta
Gedung Kesenian Koesnadi Hardjosoemantri Komplek Kampus UGM, 7 Agustus 2010
SIARAN PERS
Ikrar Yogyakarta untuk Terwujudnya Sekolah dan Rumah Sakit Aman Bencana
Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta mencanangkan Kampanye 1 Juta Sekolah dan Rumah Sakit Aman di Yogyakarta (7/8/2010) di Gedung Kesenian Koesnadi Hardjosoemantri Komplek Kampus UGM. Pencanangan ini akan dilakukan dengan pembacaan ikrar dari beberapa perwakilan dari para pemangku kepentingan; komunitas sekolah, rumah sakit, dinas dan instansi pemerintah terkait, lembaga swadaya masyarakat, masyarakat sipil, dan lain sebagainya.
Kampanye PRB Bagi Satu Juta Sekolah dan Rumah Sakit
Kampanye PRB Bagi Satu Juta Sekolah dan Rumah Sakit
Kamis, 05 Agustus 2010 17:17:00
Perwakilan ASB saat memberikan keterangan. (Foto: Aiera Maharani)
YOGYA (KRjogja.com) - Abreiter Samariter Bund (ASB), sebuah lembaga kemanusiaan dari Jerman, akan melakukan kampanye bagi satu juta sekolah dan Rumah Sakit (RS) di dunia mengenai pendidikan Pengurangan Resiko Bencana (PRB). Kampanye ini diharapkan dapat membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya membangun dan memelihara sekolah dan RS yang aman terhadap bencana.
Risiko Bencana, Kurikulum Baru
Risiko Bencana, Kurikulum Baru
Sabtu, 31 Juli 2010 | 07:57:00 WIB
Kementerian Pendidikan Nasional bekerjasama dengan United Nations Development Programme (UNDP). Dalam situs resmi Kemendiknas dituliskan bahwa pengetahuan pengurangan risiko bencana (PRB) diintegrasikan ke dalam kurikulum sekolah. Hal ini dituangkan dalam sebuah kebijakan nasional melalui Surat Edaran Menteri Pendidikan Nasional No. 70a/SE/MPN/2010 tentang Pengarusutamaan Pengurangan Risiko Bencana di Sekolah.
Berikrar, selamatkan nyawa!
Berikrar, selamatkan nyawa!
Submitted by hedabailey on Fri, 07/30/2010 - 07:42
Kementerian Koordinator Kesejahteraan Rakyat bekerjasama dengan Kementerian Kesehatan, Kementerian Pendidikan, Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) dan beberapa instansi lain meluncurkan program bertajuk “Mari Berikrar, Selamatkan Nyawa” ini merupakan bagian dari kampanye global mewujudkan “1 Juta Sekolah dan Rumah Sakit Aman”, yang dicanangkan di Gedung YTKI, Jakarta, Rabu, (29/7) kemarin.
Risiko Bencana Masuk Kurikulum Sekolah
Risiko Bencana Masuk Kurikulum Sekolah
Tribunnews.com - Sabtu, 31 Juli 2010 20:51 WIB
Seorang warga sedang membersihkan puing-puing direruntuhan SD Negeri 14 Bandar Gadang Kecamata Tanjjung Mutiara Kabupaten Agam yang hancur akibat gempa, Kamis (1/10/2009).
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA- Sesuai surat edaran Mendiknas 2010, pengetahuan pengurangan risiko bencana dimasukkan dalam kurikulum sekolah. Hal itu sebagai bentuk kerjasama antara Kemendiknas dengan United Nations Development Programme (UNDP).

