You are hereAnak Sekolah dan Pasien RS Rentan Saat Bencana

Anak Sekolah dan Pasien RS Rentan Saat Bencana


By djuni - Posted on 06 August 2010

Anak Sekolah dan Pasien RS Rentan Saat Bencana
30/07/2010 08:30:00

Sekarang saatnya kita untuk mengambil langkah penting mengurangi risiko bencana di sekolah, rumah sakit dan fasilitas kesehatan.

"Anak-anak di sekolah, pasien di rumah sakit dan fasilitas kesehatan lainya sebenarnya adalah kelompok yang paling rentan saat terjadi bencana," ujar Syamsul Maarif, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dalam peluncuran Kampanye Seribu Sekolah dan Rumah Sakit Aman di Gedung YTKI, Jakarta (29/7/2010).

Ketika sekolah rusak, proses belajar mengajar terganggu dan kualitas pendidikan menurun. Ketika rumah sakit dan fasilitas kesehatan lainnya hancur, perawatan untuk orang sakit menjadi terhambat.

Karena itulah United Nations International Strategic for Disaster Reduction (UN-ISDR) bekerja sama dengan Kementerian Koordiansi Kesejahteraan Rakyat, Kementerian Kesehatan, Kementerian Pendidikan Nasional, Badan Penanggulangan Bencana dan Platform Nasional Pengurangan Risiko Bencana mengajak para individu, kelompok usaha, organisasi bahkan suatu negara untuk memberikan komitmen.

Komitmen ini berupa sebuah ikrar yang terdiri dari tiga bagian, diantaranya sebagai penggagas, pemimpin atau juara.

Penggagas artinya menyatakan ikrar untuk menciptakan kesadaran dengan caranya masing-masing kepada orang lain untuk menjadikan sekolah dan rumah sakit yang aman. Pemimpin artinya menyatakan ikrar mengambil tanggung jawab untuk melakukan aksi atau tindakan saat terjadi bencana atau dalam masa tanggap darurat.

Sedangkan juara berarti menyatakan ikrar akan meluangkan waktu, tenaga dan sumber daya lainnya utnuk menjadikan sekolah dan rumah sakit aman.

Menteri Kesehatan, Endang Rahayu Sedyaningsih beserta Menkokesra, Agung Laksono juga turut mengikrarkan diri mereka setelah meresmikan kampanye ini.

"Perkenankan saya mengajak semua bagian untuk turut serta mengambil bagian dalam mensukseskan pembangunan sekolah dan rumah sakit yang aman dan tangguh dari bencana, yang dapat diterapkan masyarakat sesuai dengan kemampuan dan karakterisitik negara kita," tutur Agung Laksono dalam sambutannya.

Masyarakat dapat terlibat dalam kegiatan positif ini dengan mengklik www.berikrar-aman.net atau www.safe-schools-hospital.net, kemudian memilih ikrar apa yang akan dinyatakan.(tam)

http://sehatnews.com/mobile/berita/4170.html
 

Post new comment

The content of this field is kept private and will not be shown publicly.
11 + 2 =
Solve this simple math problem and enter the result. E.g. for 1+3, enter 4.