You are hereBerita duka: Mbak Retno Winahyu meninggal dunia tgl 17 Maret 2010, jam 11.10 di RS Sardjito, Yogyakarta
Berita duka: Mbak Retno Winahyu meninggal dunia tgl 17 Maret 2010, jam 11.10 di RS Sardjito, Yogyakarta
Innalillahi wa inna ilaihi rajiun.
Segenap Presidium, Pengurus, Staf dan Anggota MPBI
Mengucapkan turut berdukacita atas berpulangnya guru, rekan dan aktivis penanggulangan bencana di Indonesia,
serta Bendahara MPBI,
Retno Winahyu Satyarini, biasa dipanggil Mbak Retno, meninggal dunia pada hari Rabu, 17 Maret 2010, pukul 11.10
di Rumah Sakit Sardjito, Yogyakarta.
Semoga amal ibadah Mbak Retno Winahyu diterima Allah SWT dan mendapat tempat yang layak di sisiNya
bersama orang-orang mulia.
Semoga Alm Mbak Retno Winahyu dimudahkan jalannya.
Dan semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan.
Amin yaa Robbal Alamin
Mengenang Mbak Retno
Retno Winahyu Satyarini, biasa dipanggil Mbak Retno, dikenal banyak orang sebagai seorang aktivis gerakan sosial yang mempunyai empati dan rasa keadilan sosial yang sangat kuat dan bersemangat tinggi. Banyak bidang telah dikerjakan dengan baik oleh Mbak Retno, seperti pemberdayaan komunitas, penanggulangan kemiskinan, penghidupan berkelanjutan, penanggulangan bencana, pengembangan usaha kecil dan menengah, perdagangan yang berkeadilan, dan lain-lain.
Kepergian Mbak Retno ini mengejutkan dan menyentak banyak orang yang berkecimpung pada bidang-bidang kerja di atas. Dr. Puji Pujiono, MSW., Presidium MPBI mengatakan, “Kita kehilangan satu kepribadian praktisi penanggulangan bencana yang handal. Semoga kepergiannya selalu diliputi kedamaian dan menjadi inspirasi bagi kita semua. Selamat jalan mbak Retno”.
Djoni Ferdiwijaya, rekan satu lembaga Mbak Retno di CIRCLE mengungkapkan, “Ini adalah sebuah berita yang sangat menyedihkan dan kehilangan besar pada pengurangan risiko bencana (PRB) dan pemberdayaan komunitas di Indonesia. Mbak Retno akan diingat sebagai seorang perempuan yang sangat bersemangat dan berkomitmen untuk kemaslahatan dan kesejahteraan komunitas-komunitas di Indonesia”.
Ninil R. Miftahul Jannah dari Perkumpulan LINGKAR yang bekerja begitu erat dan dekat dengan Mbak Retno menambahkan, “Mbak Retno menjadi salah seorang inspirator penting dalam gerakan pengurangan risiko bencana di Indonesia. Kami akan lanjutkan jerih-payahmu, Mbak Retno!”.
Mbak Retno meraih gelar Sarjana dari Institut Pertanian Bogor (1985), lalu Master of Science (MSc) di bidang Rural and Regional Planning dari Human Settlement Division, Asian Institute of Technology, Thailand (1990) dan Post-Graduate Diploma dalam bidang Regional Development Planning and Management dari Universitat Dortmund, Jerman (1991).
Di masa awal kariernya, 1985-1990, beliau menjadi peneliti di Pusat Penelitian Pembangunan Pedesaan dan Kawasan, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta. Kemudian, beliau bergabung dengan International Center for Research in Agro Forestry (ICRAF) dan Oxfam Great Britain di Indonesia dengan posisi terakhirnya sebagai Koordinator Program untuk Fair Trade Program di Indonesia dan Thailand hingga 2001. Sejak 2002, beliau memfokuskan kariernya sebagai konsultan dan penasihat lepas. Beliau telah terlibat dalam pekerjaan tersebut dengan sejumlah organisasi, baik di tingkat lokal, nasional, maupun internasional.
Mbak Retno menjadi Ketua Badan Pengurus Koperasi Pengembangan Sumber Daya Masyarakat Sipil Indonesia (Cooperative for Civil Society Resources Development - Indonesia disingkat CIRCLE Indonesia). CIRCLE Indonesia didirikan dengan tujuan untuk memperkuat masyarakat sipil Indonesia melalui penyediaan jasa informasi, kajian, dan pendampingan dalam bidang-bidang keahlian anggota koperasi. Pada masa rehabilitasi dan rekonstruksi di Yogyakarta pasca gempa bumi 27 Mei 2006, Mbak Retno menjadi Team Leader Early Recovery Assistance UNDP tahun 2007-2008. Mbak Retno adalah anggota MPBI yang aktif memberikan saran, kritikan dan kontribusi nyata, dan menjadi Bendahara Pengurus MPBI dari tahun 2009 hingga saat terakhirnya ini.
Dengan pengalaman kerja lebih dari 20 tahun, beliau telah mengembangkan dan menumbuhkan berbagai pengetahuan, kemampuan dan keahlian dalam hal Pemberdayaan Komunitas (Community Development), Penanggulangan Kemiskinan (Poverty Reduction), Penghidupan Berkelanjutan (Sustainable Livelihood), Pengembangan Usaha Kecil dan Menengah, Micro-finance, Fair Trade, Ethical Business dan Corporate Social Responsibility, sebaik bidang lain yang dikuasainya, seperti Pengembangan Program, Penelitian, Monitoring serta Evaluasi.
Selamat jalan Mbak Retno. Kami semua akan meneruskan semangat, empati, kepedulian dan kerjamu pada bidang kerja kami masing-masing.
Jakarta, 17 Maret 2010
Keluarga Besar
Masyarakat Penanggulangan Bencana Indonesia (MPBI)
Jl. Kebon Sirih No. 5G Jakarta Pusat 10340
Telp/Fax: +62-21-3103535, +62-21-3147321
Website: http://mpbi.org; Email: info@mpbi.org
NB.
Dikumpulkan dari berbagai sumber dan diolah oleh MPBI.


Post new comment