You are hereDoktor untuk Kang ET

Doktor untuk Kang ET


By djuni - Posted on 10 February 2009

ujian etMPBI News, Bandung
"... maka dengan gembira Kami nyatakan bahwa Saudara LULUS dengan predikat SANGAT MEMUASKAN ...."
demikian kalimat Prof. Dr. Mahfud Arifin Ir. DEA, sebagai Ketua Tim Penguji yang membacakan hasil keputusan Tim Penguji pada Sidang Terbuka Ujian Promosi Mencapai Gelar Doktor Bidang Ilmu MIPA Program Pasca Sarjana Universitas Padjadjaran, Bandung tanggal 10 Februari 2009.

Kumpulan Foto Ujian Doktor  Kang  ET

Pertanggungjawaban Akademik Promosi Doktor atas Nama Eko Teguh Paripurno

Ringkasan Disertasi: Karakter Lahar Gunungapi Merapi sebagai Respon Perbedaan Jenis Erupsi sejak Holosen

 Segera setelah pernyataan kelulusan Ir. Eko Teguh Paripurno, MT - biasa dipanggil Kang ET - ini disambut dengan tepuk tangan meriah penonton ujian dan juga terdengar isak tangis  kegembiraan dari  Sang  Istri Kang ET. Setelah berjuang sekian tahun untuk mempersiapkan diri menghadapi saat-saat bersejarah ini, akhirnya selesai juga masa penantiaan ini. Sekali lagi bangsa Indonesia mempunyai DOKTOR di bidang kebencanaan, tapi kali ini sang pakar tidak hanya di atas menara gading keilmuan saja namun juga merambah di kampung-kampung jauh di pelosok negeri dan segala sektor.

penguji etbuku disertasiIr. Eko Teguh Paripurno, MT melakukan ujian pada Sidang Terbuka Ujian Promosi Mencapai Gelar Doktor Bidang Ilmu MIPA Program Pasca Sarjana Universitas Padjadjaran dengan judul disertasi "Karakteristik Lahar Gunungapi Merapi sebagai Respon Perbedaan Jenis Erupsi sejak Holosen". Sebagai promotor disertasi antara lain:

  1. Prof. Dr. Ir. Adjat Sudrajat, MSc. (Ketua)
  2. Prof. Dr. Ir. H.R. Febri Hirnawan (Anggota)
  3. Dr. Ir. Ildrem Syafri, DEA (Anggota)

kang et diujiTim Penguji pada Ujian ini ada 9 orang termasuk tiga orang promotorpenonton tersebut. Masing-masing Penguji mengajukan pertanyaan-pertanyaan kepada Promovendus Eko Teguh Paripurno. Pada awal ujian Promovendus tampak tegang dan konsentrasi penuh. Dalam menjawab pertanyaan-pertanyaan yang para penguji awal-awal masih terputus-putus dan agak grogi. Akan tetapi, dalam tahap-tahap selanjutnya Promovendus Eko Teguh Paripurno mulai lancar dan tampak menguasai materi yang dipermasalahkan. Total jumlah pertanyaan yang diajukan para penguji mencapai 37 buah. Penguji yang paling banyak bertanya adalah Ketua Tim Promotor (8 buah) dan yang paling sedikit bertanya adalah Ketua Tim Penguji (1 buah).

menunggu hasilBanyak pertanyaan tentang apa yang baru dari hasil penelitian sang Promovendus? Dalam buku kecil "Pertanggungjawaban Akademik Promosi Doktor atas Nama Eko Teguh Paripurno" disebutkan bahwa:

  

  

ucapan selamat "Walaupun penelitian mengenai lahar telah banyak dilakukan, namun penelitian yang dilaksanakan oleh Promovendus termasuk baru oleh karena penelitian ini mencoba mencari keterkaitan atau respon karakteristik lahar terhadap jenis letusannya. Promovendus mengajukan hippotesa bahwa terdapat kaitan yang erat antara karakteristik lahar dengan jenis letusan Gunung Merapi. Dengan mempelajari letusan Merapi, maka dapat diprediksi karakteristik lahar yang akan mengikutinya. Demikian pula sebaliknya."

Kang ET, dengan gelar lengkap Dr. Ir. Eko Teguh Paripurno, MTsang istri adalah tenaga pengajar (Lektor Kepala/ IVB) pada Jurusan Teknik Geologi dan Jurusan Teknik Lingkungan, Fakultas Teknologi Mineral UPN "Veteran" Yogyakarta untuk MKA Penanggulangan Bencana Alam, pada Program Magister Geologi untuk MKA Manajemen Bencana Geologi, Ketua Pusat Studi Manajemen Bencana (PSMB) UPN "Veteran" Yogyakarta, pendiri dan anggota KAPPALA dan anggota MPBI.

et-ninukPada saat ini Kang ET tinggal di Perumahan Dosen UPN di Sleman, Yogyakarta. Kang ET menikah dengan satu istri dan dua anak.

Segenap Pengurus dan Anggota MPBI mengucapkan selamat kepada Kang ET. Semoga ilmu, pengetahuan, wawasan dan pengalaman Kang ET tetap mengalir terus tanpa henti dan tanpa kenal  mengering kepada masyarakat luas.et-mpbi

 

 

et depan

 

Post new comment

The content of this field is kept private and will not be shown publicly.