You are hereKampanye Seribu Sekolah dan Rumah Sakit Aman

Kampanye Seribu Sekolah dan Rumah Sakit Aman


By djuni - Posted on 06 August 2010

Kampanye Seribu Sekolah dan Rumah Sakit Aman
29/07/2010 12:49:00

Menkokesra Agung Laksono (tengah), meresmikan Kampanye Membangun RS yang Aman

Demi membangun ketahanan masyarakat dan mengurangi risiko bencana, Kampanye Nasional 'Membangun Rumah Sakit yang Aman terhadap Bencana' digelar

"Kampanye ini adalah ikrar melindungi nyawa, baik murid ataupun pasien," ungkap Syamsul Maarif, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dalam peluncuran kampanye ini di Gedung YTKI, Jakarta (29/7).

Menurut Menkokesra Agung Laksono, yang meresmikan kampanye ini berpendapat kegiatan ini sangatlah penting karena sebagian besar perhatian dan pendanaan selama ini dititikberatkan pada kegiatan tanggap darurat.

"Sedangkan kesiapsiagaan sepertinya mendapat prioritas paling rendah dalam upaya penanganan bencana secara menyeluruh," lanjut Agung.

Kegiatan yang mengusung tema Kampanye Satu Juta Sekolah dan Rumah Sakit yang Aman ini menargetkan pengembangan seribu rumah sakit dan sekolah aman di Indonesia.

"Ini baru sebagian kecil dari jumlah yang ada, kalau ke depannya bisa lebih kenapa tidak," tambah Syamsul.

Kementerian kesehatan juga telah mensyaratkan standar pembangunan rumah sakit meliputi empat hal utama, yaitu bangunan, sumber daya manusia, peralatan medis dan kendali mutu

Selain itu Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia nomor 12 tahun 2002 juga menyebutkan pentingnya koordinasi penanggulangan bencana di lapangan dalam upaya memberikan bantuan kesehatan bagi masyarakat yang terkena dampak bencana.

Kampanye ini sendiri merupakan bagian dari Kampanye Pengurangan Risiko Bencana Dunia yang digelar United Nations International Strategic for Disaster Reduction (UNISDR) untuk tahun 2010-2011 yang berfokus pada pembangunan lingkungan perkotaan.

Platform nasional sebagai forum yang menjembatani berbagai pihak dalam mengupayakan pengurangan resiko bencana telah bekerja sama dengan lebih dari 25 lembaga seperti Unilever, PMI, CBDRM-NU dan lembaga lainnya.

"Semoga Indonesia menjadi lebih siap dan siaga untuk menghadapi bencana yang akan kita hadapi ke depannya," harap Menteri Kesehatan, Endang Rahayu Sedyaningsih. (tam)

http://sehatnews.com/berita/4166.html
 

Post new comment

The content of this field is kept private and will not be shown publicly.
4 + 0 =
Solve this simple math problem and enter the result. E.g. for 1+3, enter 4.