You are hereKerugian Bencana Puting Beliung di Garut Masih Dihitung
Kerugian Bencana Puting Beliung di Garut Masih Dihitung
Kerugian Bencana Puting Beliung di Garut Masih Dihitung
29 January 2010, 03:00 pm
Tim teknis Pemerintah Kabupaten Garut, Jawa Barat, hingga sepekan mendatang menilai kerusakan rumah penduduk akibat diterjang puting beliung pada delapan desa di kecamatan Kadungora.
“Hasil kajian tersebut, akan segera disampaikan kepada bupati setempat guna mendapatkan persetujuan pemberian bantuan bersumber dari dana biaya tak terduga (BTT) APBD 2010,” kata Kepala Bagian Administrasi Kesra Setda Garut Drs H Rachmat Wijaya, Jumat (29/1).
Dikatakannya, tim teknis terdiri jajaran Dinas Perumahan, Tata Ruang dan Cipta Karya (Pertacip), Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) serta Badan Pemberdayaan Masayarakat Desa, katanya. Mereka akan melakukan klarifikasi dan peninjauan lapangan, atas laporan kerusakan yang disampaikan camat Kadungora serta dari kedelapan desanya, sehingga saat ini masih belum bisa diketahui besaran dana bantuan yang akan diberikan itu.
Terjangan puting beliung di kecamatan Kadungora kabupaten Garut, Sabtu (23/1) sore lalu, berdampak terjadinya kerugian masyarakat setempat mencapai Rp1 miliar lebih, akibat 514 rumah mereka mengalami kerusakan. Terdiri 69 unit rumah rusak berat termasuk sekurangnya enam rumah hancur, disusul 23 unit rumah rusak sedang serta 432 rumah rusak ringan. Lima warga luka berat dan tiga penduduk lainnya luka ringan, kata camat Kadungora, Dadang Purwana. Kerusakan rumah penduduk terjadi di Hegarsari, Kadungora, Gandamekar, Talagasari, Cisaat, Cikembulan, Neglasari serta desa Karangmulya, katanya.
Sejak rumah mereka diterjang angin puting beliung yang disertai hujan dera tersebut, hingga kini masih banyak yang melakukan pengungsian ke rumah kerabat karena masih traumatis serta takut terjadi angin puting beliung susulan.
Sumber: Koran Indonesia


Post new comment