You are hereMbak Retno sebagai Pemimpin
Mbak Retno sebagai Pemimpin
MBAK RETNO SEBAGAI PEMIMPIN
Pada awalnya Mbak Retno senang bekerja di lapangan sebagai seorang periset dan fasilitator proses langsung di tengah-tengah masyarakat. Seiring dengan umur dan pengalaman dan tuntutan pekerjaan maka Mbak Retno mengembangkan diri pada sisi manajerial dan kepemimpinan. Mbak Retno adalah seorang pemimpin yang mempunyai visi, empati dan semangat serta rasa keadilan sosial yang sangat kuat dalam gerakan sosial di Indonesia. Banyak bidang telah dikerjakan dengan baik oleh Mbak Retno, seperti pemberdayaan komunitas, penanggulangan kemiskinan, penghidupan berkelanjutan, penanggulangan bencana, pengembangan usaha kecil dan menengah, perdagangan yang berkeadilan, dan lain-lain.
Dengan pengalaman kerja lebih dari 20 tahun, Mbak Retno telah mengembangkan dan menumbuhkan berbagai pengetahuan, kemampuan dan keahlian dalam hal pemberdayaan komunitas (community development), penanggulangan kemiskinan (poverty reduction), penghidupan berkelanjutan (sustainable livelihood), pengembangan usaha kecil dan menengah, micro-finance, fair trade, ethical business dan corporate social responsibility, penanggulangan bencana dan pengurangan risiko bencana, sebaik bidang lain yang dikuasainya, seperti pengembangan program, penelitian, monitoring serta evaluasi.
Oleh karena peran sebagai seorang pemimpin itu maka Mbak Retno lebih banyak tampil sebagai “orang di balik layar”. Paling-paling bila ada suatu karya atau kegiatan maka Mbak Retno menjadi orang yang memberi kata pengantar, akan tetapi tidak dapat dipungkiri bahwa karya dan kegiatan tersebut tidak dapat menjadi wujud nyata bila tanpa kontribusi penting oleh Mbak Retno.
Kepemimpinan Mbak Retno dapat dilihat dalam:
- Koordinator Program untuk Fair Trade Program Oxfam Great Britain di Indonesia dan Thailand tahun 1996 - 2001.
- Mendirikan dan menjadi Ketua Badan Pengurus Koperasi Pengembangan Sumber Daya Masyarakat Sipil Indonesia (Cooperative for Civil Society Resources Development - Indonesia disingkat CIRCLE Indonesia).
- Team leader Early Recovery Assistance UNDP tahun 2006-2008 pada masa rehabilitasi dan rekonstruksi di Yogyakarta pasca gempa bumi 27 Mei 2006.
Hasil Karya yang Dapat Berwujud Berkat Kepemimpinan Mbak Retno
Rencana Penanggulangan Bencana Kabupaten Gunungkidul Tahun 2009-1013.
Rencana Penanggulangan Bencana Kabupaten Kulon Progo Tahun 2009-1013.
Draf Rencana Penanggulangan Bencana Kabupaten Boyolali Tahun 2009-1013
Rencana Strategis Penanggulangan Bencana Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (dalam perjalanannya selanjutnya Renstra PB Prov DIY ini menjadi Rencana Penanggulangan Bencana Provinsi DIY)
Pembentukan Forum Merapi.
Pembentukan Forum Pengurangan Risiko Bencana Provinsi DIY.
Pembentukan forum Pengembangan Ekonomi Lokal (PEL) di Kabupaten Bantul dan Kabupaten Klaten.
Lessons Learned from the ERA Project in Mainstreaming Disaster Risk Reduction (DRR) into Development in Post-Earthquake Yogyakarta and Central Java Provinces, Indonesia. UNDP-ERA, Yogyakarta, 2009.
Lessons Learned from the ERA Project.
UNDP-ERA, Rancangan Panduan Pengembangan Desa Tangguh. Yogyakarta: UNDP-ERA, 2008 (tidak diterbitkan).
UNDP-ERA, Model Panduan Penyusunan Rencana Aksi Daerah Pengurangan Risiko Bencana. Yogyakarta: UNDP-ERA, 2007 (tidak diterbitkan).
Pengembangan Model Desa Tangguh dalam Konteks Pengurangan Risiko Bencana
Penerjemahan dan penerbitan buku Benson, Charlotte - Twigg, John dan Rossetto, Tiziana; Perangkat untuk Mengarusutamakan Pengurangan Risiko Bencana: Catatan Panduan bagi Lembaga-lembaga yang Bergerak dalam Bidang Pembangunan. Yogyakarta: CIRCLE – HIVOS, 2007.
Perpisahan Pak Puji dan Diskusi Informal Penyelenggaraan Penanggulangan Bencana
Jl. Kaliurang, Yogyakarta Sabtu, 4 Agustus 2007 (Notulensi, Makalah Pak Puji)
Catatan: Pak Puji Pujiono akan berangkat ke Jenewa, Swiss untuk menunaikan tugas di tempat kerja baru. Sebelum pergi apa yang yang tersisa diambil lebih dulu “sesuatu” untuk kawan-kawan, yaitu penyelenggaraan PB di Indonesia.
Kembali ke Halaman Penghormatan dan Penghargaan kepada Alm. Mbak Retno Winahyu


Post new comment