You are hereRadio BPBD Nabire FM 106.6 Mhz oleh Djuni Pristiyanto
Radio BPBD Nabire FM 106.6 Mhz oleh Djuni Pristiyanto
Radio BPBD Nabire FM 106.6 Mhz
oleh
Djuni Pristiyanto
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) adalah sebuah instansi pemerintah daerah yang tugas dan fungsinya (tupoksi) melaksanakan penanggulangan bencana (PB). Upaya PB itu dilakukan pada semua tahapan, seperti sebelum terjadi bencana, saat bencana atau tanggap darurat, dan pasca bencana berupa rehabilitasi rekonstruksi. Untuk menjalankan tupoksinya itu BPBD menggunakan beragam cara untuk menciptakan rasa aman dari bencana bagi para warga masyarakat berupa sosialisasi, kampanye, pelatihan, simulasi, dll. Di Kabupaten Nabire, Provinsi Papua salah satu cara yang digunakan adalah dengan memanfaatkan Radio BPBD Nabire FM. Dan ini mungkin satu-satunya di Indonesia dimana BPBD mempunyai sebuah stasiun radio untuk melaksanakan tupoksinya.
Radio BPBD Nabire FM menempati frekuensi 106.1 Mhz dan mempunyai daya pancar sebesar 25 Watt serta dapat didengar di seluruh kota Nabire. Radio ini menjadi media berbagi informasi dan kampanye isu-isu kebencanaan kepada publik. Motto Radio BPBD Nabire FM adalah "musik dan informasi mengenai bencana".
Pengelola Radio BPBD Nabire FM ini adalah Medy Tonapa yang di kantor BPBD Kabupaten Nabire menjabat sebagai Kepala Seksi Logistik dan Peralatan. Medy Tonapa bercerita tentang proses pembentukan Radio BPBD Nabire FM, “Sewaktu masih di instansi lama di Pemerintah Kab. Nabire saya iseng-iseng membuat perangkat pemancar. Ini usaha dari nol dengan PCB kosong. Dari kegagalan-kegagalan yang diperoleh dalam percobaan ini akhirnya dapat dibuat sebuah pemancar radio sederhana. Pemancar radio itu digunakan di kantor bersama kawan-kawan sekantor. Setelah pindah tugas di BPBD Kab Nabire maka pemancar radio sederhana itu diuji coba lagi dan diperbaiki.”
“Di BPBD ada kebutuhan untuk mengkomunikasikan informasi-informasi kebencanaan kepada publik. Bila memanfaatkan stasiun radio yang ada, misalkan RRI dirasa terlalu banyak urusan maka stasiun radio sederhana itu kemudian digunakan untuk seputaran kantor BPBD Kab. Nabire. Maka lahirlah Stasiun Radio BPBD Nabire FM di frekuensi 106.1 Mhz. Kepala BPBD Kab. Nabire menyambut positif ide kreatif ini dan mendukung untuk dilaksanakan lebih lanjut, “kata Medy Tonapa dengan semangat.
Menurut Medy Tonapa, yang punya hobby mengutak-atik komponen elektronika dan kelistrikan, pengelolaan stasiun radio BPBD ini baru mulai sekitar 1,5 bulan ini (Mei – Juni 2011). Sebagian besar peralatan di stasiun Radio BPBD Nabire FM dibuat secara swadaya. Ada beberapa alat tampak dibeli baru, seperti speaker dan mixer. Antene pemancar agar dapat menjangkau wilayah yang lebih luas dipasang di atas pohon.
Lebih lanjut Medy Tonapa menjelaskan, “Sampai saat ini tidak ada jadwal siaran khusus atau jadwal yang terprogram. Sumber daya manusia untuk mengurusi Radio BPBD Nabire FM, khususnya penyiar radio, dilakukan secara dadakan, dalam artian tugas sampingan di luar tugas-tugas utama sebagai staf di BPBD Kab. Nabire. Siaran tergantung dari orang-orang yang lowong dan bersedia. Akibatnya waktu siaran paling banyak adalah dengan memutar musik, sedangkan informasi-informasi kebencanaan masih sangat sedikit.”
Untuk mendapatkan informasi kebencanaan biasa diambilkan dari internet, seperti Website Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Website Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Website Masyarakat Penanggulangan Bencana Indonesia (MPBI), dan sumber-sumber lainnya. Di kantor BPBD Kab. Nabire belum mempunyai peralatan yang tersambung secara langsung dan online dengan BMKG dan lembaga-lembaga penyedia informasi sistem peringatan dini (early warning system).
Masyarakat yang mendengarkan stasiun radio ini dapat secara interaktif terlibat dengan cara mengirimkan pesan singkat pendek atau short message system (SMS). Biasanya para pendengar minta atau pesan lagu-lagu dan informasi mengenai kondisi aktual di Nabire, misalkan pada saat hujan lebat - genangan air dimana saja terjadi.
Bagaimana Radio BPBD Nabire FM ke depan? Medy Tonapa mengharapkan, “Ke depan diharapkan ada ruangan tersendiri untuk stasiun radio ini, daya pancar ditingkatkan lagi sehingga dapat menjangkau wilayah yang lebih luas. Alat-alat pancar dan lainnya sebaiknya alat yang buatan pabrik sehingga dapat terjamin kualitasnya. Selain itu perlu ada perencanaan program dan jadwal siaran. Dan yang tidak kalah pentingnya adalah adanya sumber daya manusia yang khusus bertanggung jawab untuk mengoperasikan stasiun radio ini (pengelola dan penyiar).”
Radio BPBD Nabire FM ini masih sangat sederhana dan awal, baik dari segi peralatan, manajemen, program maupun sumber daya manusianya (pengelola dan penyiar). Posisi stasiun radio ini sangatlah strategis dan berdaya guna, bila direncanakan dan diprogramkan dengan baik maka stasiun radio ini akan sangat bermanfaat bagi upaya pengurangan risiko bencana di Nabire.
Ini sebuah upaya kreatif dan berani yang patut dihargai dan ditindaklanjuti sebagai sebuah terobosan aktivitas PRB. Dan tujuan akhirnya adalah terciptanya rasa aman dari bencana bagi warga masyarakat Nabire dan sekitarnya.
Bila tertarik dengan Radio BPBD Nabire FM ini silakan menghubungi:
Medy Tonapa, Kepala Seksi Logistik dan Peralatan BPBD Kab. Nabire.
• HP: 0813-4225-3452
• Email: medytonapa@gmail.com
BPBD Kabupaten Nabire
• Alamat: Jl. Ahmad Yani, Nabire
• Telp.: +62 984 25319, 23615
• Fax: +62 984 25314
• Email: info@bpbd-nabire.com, bpbdnabire@gmail.com
• Website: http://bpbd-nabire.com
--- dp ---


Post new comment