You are hereRingkasan Hasil Studi Tim Revisi Peta Gempa Indonesia 2010
Ringkasan Hasil Studi Tim Revisi Peta Gempa Indonesia 2010
Ringkasan Hasil Studi Tim Revisi Peta Gempa Indonesia 2010
Studi penyusunan Peta Gempa Indonesia 2010 ini dilakukan berdasarkan metode probabilitas total dengan mengggunakan model sumber gempa tiga dimensi.
Anggota Tim Revisi Peta Gempa Indonesia 2010 antara lain:
- Prof. Masyhur Irsyam - (Ketua - Geoteknik Kegempaan - ITB),
- Dr. I Wayan Sengara - (Wakil Ketua - Geoteknik Kegempaan - ITB),
- Fahmi Aldiamar, ST., MT. (Sekertaris - Geoteknik Kegempaan - PU),
- Ir. M. Ridwan Dpl.E.Eng (Geologi - PU),
- Ir. Engkon K. Kertapati (Geologi - Badan Geologi),
- Danny H. Natawidjaja, PhD (Geologi - LIPI),
- Prof. Sri Widiyantoro (Seismologi - ITB),
- Wahyu Triyoso, PhD (Seismologi - ITB),
- Drs. Suhardjono (Seismologi - BMKG),
- Dr. Irwan Meilano (Crustal Deformation - ITB),
- Ir. M. Asrurifak, MT (Geoteknik Kegempaan - ITB).
File unduh:
- Ringkasan Hasil Studi Tim Revisi Peta Gempa Indonesia 2010 (pdf, 7.419 kb)
- Workshop Paparan dan Tinjauan Teknis Peta Bahaya Gempa Indonesia Terbaru 2010: Agenda Acara dan TOR Workshops (pdf, 531 kb)
Pemaparan Peta Gempa Indonesia 2010 tersebut dilakukan dalam “Workshop Paparan dan Tinjauan Teknis Peta Bahaya Gempa Indonesia Terbaru 2010” pada tanggal 19 Juli 2010 di Hotel Aston Primera, Bandung. Acara ini menghadirkan para ahli kegempaan dari Kementerian Pekerjaan Umum, Institut Teknologi Bandung (ITB), Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Asosiasi Profesi, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) dan lembaga terkait penanggulangan bencana seperti Masyarakat Penanggulangan Bencana Indonesia (MPBI).
Links berita-berita terkait di media massa yang lain dapat dibaca di bawah ini:
- Peta Bahaya (Hazard) Gempa Indonesia 2010 dan Langkah Mitigasi yang Diperlukan
- Indonesia Miliki Peta Bahaya Gempa Baru
- Peta Bahaya Gempa 2010
- Peta Zonasi Gempa 2010
Dirilis, Peta Baru Bahaya Gempa Nasional - Indonesia Miliki Peta Baru Risiko Gempa
- Potensi Gempa Meningkat Dua Kali Lipat


Post new comment