You are here
Kampanye Seribu Sekolah dan Rumah Sakit Aman
Kampanye Seribu Sekolah dan Rumah Sakit Aman
29/07/2010 12:49:00
Menkokesra Agung Laksono (tengah), meresmikan Kampanye Membangun RS yang Aman
Demi membangun ketahanan masyarakat dan mengurangi risiko bencana, Kampanye Nasional 'Membangun Rumah Sakit yang Aman terhadap Bencana' digelar
"Kampanye ini adalah ikrar melindungi nyawa, baik murid ataupun pasien," ungkap Syamsul Maarif, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dalam peluncuran kampanye ini di Gedung YTKI, Jakarta (29/7).
Launching Kampanye 1 Juta Sekolah dan Rumah Sakit Aman, 29 Juli 2010 di Gedung YTKI, Jakarta
Launching Kampanye 1 Juta Sekolah dan Rumah Sakit Aman, 29 Juli 2010 di Gedung YTKI, Jakarta
Terakhir Diperbaharui pada Selasa, 27 Juli 2010 07:59
Ditulis oleh Administrator Kamis, 22 Juli 2010 06:46
Indonesia akan memulai Kampanye 1 Juta Sekolah dan Rumah Sakit Aman pada hari Kamis tanggal 29 Juli 2010 ini. Kampanye ini merupakan bagian dari Kampanye Pengurangan Risiko Bencana Dunia yang digelar United Nation Strategy for Disaster Reduction (UN ISDR) untuk tahun 2010-2011 yang berfokus pada pembangunan lingkungan perkotaan dengan tema "Membangun Kota yang Tangguh, Menyasar Risiko Perkotaan" di mana salah satu kegiatan yang dilaksanakan bertemakan "Kampanye Satu Juta Sekolah dan Rumah Sakit yang Aman". Secara global kampanye ini telah diinisiasikan di Manila pada tanggal 8 April 2010.
Kampanye Sekolah dan Rumah Sakit Aman
Kampanye Sekolah dan Rumah Sakit Aman
Jakarta - 30-Jul-2010
Indonesia merupakan negeri yang rawan bencana alam. Itu sebabnya, Indonesia harus siap siaga terhadap segala risiko bencana. Guna membangun ketahanan bangsa terhadap bencana, pemerintah meluncurkan kampanye nasional di Jakarta, Kamis (29/7). Namanya, Kampanye 1 Juta Sekolah dan Rumah Sakit Aman (1JSRSA).
Indonesia berkomitmen untuk meningkatkan keamanan sekolah dan rumah sakit dalam skema yang didukung PBB
Indonesia berkomitmen untuk meningkatkan keamanan sekolah dan rumah sakit dalam skema yang didukung PBB
29 Juli – Indonesia pada hari Kamis (29/07) berjanji untuk meningkatkan keamanan bagi lebih dari 3,000 sekolah dan 100 rumah sakit sebagai bagian dari komitmennya untuk program PBB dalam memperkuat stuktur bangunan, dimana konstruksi yang buruk dapat menyebabkan angka kematian yang tinggi pada saat terjadi gempa bumi atau bencana lainnya.
Penanggulangan Bencana: Selain Rumkit, Sekolah Harus Aman
Penanggulangan Bencana: Selain Rumkit, Sekolah Harus Aman
KESRANEWS-- 30 JULI: Selain rumah sakit, sekolah juga harus menjadi tempat yang aman bagi masyarakat saat terjadi bencana. Fasilitas umum, terutama di daerah rawan bencana, akan ditingkatkan kekuatan dan kesiapsiagaan komunitas di dalamnya dalam menghadapi bencana, terutama gempa, banjir, dan kebakaran.
Kampanye 1 Juta Sekolah dan Rmah Sakit Aman
KAMPANYE 1 JUTA SEKOLAH DAN RUMAH SAKIT AMAN
Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat (Menkokesra) dr. H.R Agung Laksono meresmikan peluncuran “Kampanye 1 Juta Sekolah dan Rumah Sakit Aman” pada Kamis (29/07/2010) di Jakarta. Kampanye ini merupakan hasil kerja sama antara Platform Nasional Pengurangan Resiko Bencana (Planas PRB), Kementerian Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat (Kemenkokesra), Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) serta berbagai organisasi nasional dan internasional lainnya.
Selenggarakan Penanggulangan Bencana Di Sekolah
Selenggarakan Penanggulangan Bencana Di Sekolah
Kamis, 29 Juli 2010
JAKARTA (Suara Karya): Kementerian Pendidikan Nasional menyatakan, seluruh pemerintah daerah diimbau menyelenggarakan penanggulangan bencana di sekolah di tengah kurangnya pengetahuan anak terhadap bencana alam.
Pengetahuan tentang bencana masuk kurikulum
Kamis, 29/07/2010 18:37:53 WIB
Pengetahuan tentang bencana masuk kurikulum
Oleh: Hilda Sabri Sulistyo
JAKARTA (Bisnis.com): Kementerian Pendidikan Nasional (Kemdiknas) akan mengintegrasikan pengetahuan pengurangan risiko bencana (PRB) ke dalam kurikulum sekolah dasar (SD) sampai sekolah menengah atas (SMA) agar siswa terampil menyelamatkan diri.
Unilever Mendukung Ikrar Selamatkan Nyawa
30 Juli 2010, 00:55:31| Laporan Noer Soetantini
Unilever Mendukung Ikrar Selamatkan Nyawa
suarasurabaya.net|
AGUNG LAKSONO Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat meresmikan Kampanye Satu Juta Sekolah dan Rumah Sakit Aman yang diprakarsai Kementerian Koordinator Kesejahteraan Rakyat, Kementerian Kesehatan, Kementerian Pendidikan Nasional, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Platform Nasional Pengurangan Risiko Bencana, didukung PT Unilever Indonesia Tbk.
Sukabumi: Siswa SDN Sangkalih Terpaksa Belajar Dalam Tenda
Siswa SDN Sangkalih Terpaksa Belajar Dalam Tenda
Senin, 02/08/2010 - 14:12
PULUHAN siswa di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Sangkalih, Kampung Cikadu, Desa Caringin, Kecamatan Gegerbitung, Kabupaten Sukabumi terpaksa harus belajar dalam tenda. Kondisi ini seiring masih belum diperbaikinya bangunan sekolah yang rubuh akibat bencana gempa bumi.