"rasa aman dan terlindungi dari bencana adalah hak asasi rakyat"


Berita Duka Cita

Berita Duka Cita.

Telah meninggal dunia, ayahanda Djuni Pristiyanto, hari Minggu 28 Februari 2010 di Caruban, Madiun.

Kami, keluarga besar Masyarakat Penanggulangan Bencana Indonesia turut berduka sedalamnya atas kepergian beliau. Semoga arwah beliau diterima di sisi Tuhan Y.M.E. dan bagi yang ditinggalkan semoga ditambahkan kesabaran, kekuatan, serta ketabahannya.

Sekretariat
Masyarakat Penanggulangan Bencana Indonesia.

Ringkasan Eksekutif RENAS PB 2010-2014

Rencana Nasional Penanggulangan Bencana 2010-2014

Rencana Nasional Penanggulangan Bencana (Renas PB) adalah dokumen perencanaan yang berlaku selama lima tahun dan berisi kebijakan, strategi, program dan fokus prioritas penanggulangan bencana dan pengurangan risiko bencana di Indonesia dalam kurun waktu tahun 2010-2014. Dokumen ini disusun secara partisipatif oleh Kementerian/Lembaga di tingkat pusat di bawah koordinasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana.

Ringkasan Eksekutif RAN PRB 2010-2012

RINGKASAN EKSEKUTIF
RENCANA AKSI NASIONAL PENGURANGAN RISTKO BENCANA TAHUN 2010-2012

PENDAHUTUAN

Penyusunan Rencana Aksi Nasional Pengurangan Risiko Bencana (RAN-PRB) dimaksudkan sebagai pedoman dan acuan bagi semua pihak dalam penjabaran kebijakan pengurangan risiko bencana di tingkat nasional dalam periode yang ditetapkan dalam 3 (tiga) tahun anggaran, dan memuat landasan, prioritas, rencana aksi serta mekanisme pelaksanaan dan kelembagaan dalam implementasi rencana aksi. RAN-PRB menjadi dasar pelaksanaan yang kuat dan sistematis bagi prioritas yang bersifat lintas-sektoral dan lintas-wilayah dalam mengurangi risiko dari beragam ancaman bencana.

Siaran Pers BNPB-Bappenas: Peluncuran RENAS PB 2010-2014 dan RAN PRB 2010-2012

Badan Nasional Penanggulangan Bencana
Kementerian Negara Perencanaan Pembangunan Nasional/
Badan Perencanaan Pembangunan Nasional

Siaran Pers

Peluncuran Rencana Nasional Penanggulangan Bencana 2010-2014
dan Rencana Aksi Nasional Pengurangan Risiko Bencana 2010-2012

Jakarta, 19 Februari 2010 - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) hari ini meluncurkan Rencana Nasional Penanggulangan Bencana (Renas PB) 2010-2014. Renas PB adalah dokumen perencanaan berjangka waktu lima tahun yang disusun berdasarkan amanat Pasal 35-36 Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana. Dokumen ini berisi kebijakan, strategi, program-program dan fokus prioritas penanggulangan bencana lndonesia yang akan dilaksanakan dalam waktu lima tahun ke depan.

RENAS PB 2010-2014 dan RAN PRB 2010-2012 Diluncurkan

RENAS PB 2010-2014 DAN RAN PRB 2010-2012 DILUNCURKAN

 

 

MPBI News, Jakarta
Rencana Nasional Penanggulangan Bencana (Renas PB) 2010-2014 dan Rencana Aksi Nasional Pengurangan Risiko Bencana (RAN PRB) 2010-2012 diluncurkan secara resmi oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) pada tanggal 19 Februari 2010 di Museum Nasional, Jakarta. Acara peluncuran ini yang berjudul “Peluncuran Renas PB 2010-2014 dan RAN PRB 2010-2012: Pengurangan Risiko Bencana sebagai Investasi Pembangunan Berkelanjutan” dibuka oleh Dr. Krishna Pribadi – Platform Nasional (Planas) PRB, Abihilash Panda – wakil UN-ISDR, Prof. Dr. Armida Salfiah Alisjahbana, SE, ME – Kepala Bappenas, dan Dr. Syamsul Ma’arif, M.Si – Kepala BNPB. Peluncuran kedua dokumen penting mengenai perencanaan kebencanaan dihadiri sekitar 200 orang yang berasal dari latar belakang pemerintah daerah, kementrian/lembaga, lembaga swadaya pemerintah, Forum PRB (nasional dan daerah), lembaga internasional, perguruan tinggi dan dunia usaha.

No accurate prediction of disaster, says expert

No accurate prediction of disaster, says expert
Tue, Feb 02, 2010
New Straits Times
   
Earthquakes cannot be predicted with accuracy and certainty. Geophysics and Tsunami Department director Dr Mohd Rosaidi Che Abas says, however, that seismic agencies around the world are able to compile statistical estimates and probabilities of an earthquakes based on past records.

Manggarai Dilanda Hujan dan Angin Kencang

Manggarai Dilanda Hujan dan Angin Kencang
Ditulis oleh Hans  
Wednesday, 20 January 2010 20:35

Sekolah dan Rumah Warga Rusak Parah

Ruteng, NTT Online - Hujan deras disertai angin kencang yang terjadi beberapa hari belakangan ini di Kabupaten Manggarai telah menyebabkan sebuah sekolah yakni SDN Lengor, Desa Pong Lengor, Kecamatan Rahong Utara rusak parah.

Antisipasi Bencana, BPBD Jatim Bangun Jaringan Komunikasi

Antisipasi Bencana, BPBD Jatim Bangun Jaringan Komunikasi
Selasa, 13 Oktober 2009 14:00

Kapanlagi.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Timur akan membangun jaringan komunikasi terpadu untuk mengantisipasi terjadinya bencana alam.

"Kami sedang meminta masukan dari badan dan instansi, baik pemerintahan, kepolisian, maupun pihak swasta soal rencana pembangunan jaringan komunikasi tentang penanggulangan bencana, baik sebelum maupun sesudah bencana terjadi," kata Kepala BPBD Jatim, Haryogi, di Surabaya.

Indonesia tourist arrivals up in 2009, spending down

(AFX UK Focus) 2010-02-02 04:38
REFILE-Indonesia tourist arrivals up in 2009, spending down

JAKARTA, Feb 2 (Reuters) - Overseas tourist arrivals in Indonesia edged up 1.4 percent to 6.32 million in 2009, data showed on Monday, but the fallout of the global economic crisis meant they spent less in the Southeast Asian country.

The statistics bureau said overall spending by overseas tourists fell about 13.7 percent to $6.3 billion last year.

How does Haiti differ from post-tsunami Aceh?

Page last updated at 17:14 GMT, Tuesday, 26 January 2010
How does Haiti differ from post-tsunami Aceh?

The last international disaster on the scale of the January earthquake in Haiti was the tsunami that devastated coastlines across Asia in 2004. The death toll in the territory of Aceh in Indonesia was similar to that in the Haitian capital, Port-au-Prince.

The BBC's International Development Correspondent David Loyn, who reported from both towns, looks at the differences in the international response.

What’s quaking, what’s shaking?

What’s quaking, what’s shaking?
By Jerry Mazza
Online Journal Associate Editor
Feb 2, 2010, 00:25

An article by Holly Deyo on rense.com raises the question Did An 8.6 Quake Hit China? Her lede reads, “Something occurred in China yesterday [January 27, 2010], something that may have been a magnitude 8.6 quake.’

She went to say, “We don’t know what happened yesterday but two seismic monitoring stations some 1,300 miles apart both reported an 8.6 earthquake in China. Maybe it was a weapons test.” Whose weapons, theirs or ours? “Dirty boys with dirty toys,” as someone commented who sent me this report.

Fasilitator Rekonstruksi Rumah Korban Gempa Mulai Bekerja

Fasilitator Rekonstruksi Rumah Korban Gempa Mulai Bekerja
Selasa, 02 Februari 2010 | 12:41 WIB

TEMPO Interaktif, Bandung - Wakil Gubernur Jawa Barat Dede Yusuf melepas 982 fasilitator yang akan mendampingi rekonstruksi rumah warga korban gempa 2 September 2009. "Setiap satu orang fasilitator mengawasi 10 Kelompok Masyarakat," katanya usai seremoni pelepasan itu di halaman Gedung Sate Bandung, Selasa (2/2).

RTRW Bengkulu Berbasis Mitigasi Bencana

RTRW Bengkulu Berbasis Mitigasi
Sabtu, 30 Januari 2010 | 02:34 WIB

Bengkulu, Kompas - Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Bengkulu bekerja sama dengan Program Pembangunan PBB atau UNDP dan lembaga nonpemerintah dari Swiss, Swisscontact, membahas rencana tata ruang wilayah berbasis mitigasi bencana. Ini merupakan amanah dalam Undang- Undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang RTRW.

Pengesahan RTRW Sumsel Molor

Pengesahan RTRW Sumsel Molor
Sabtu, 30 Januari 2010 | 02:31 WIB

PALEMBANG, KOMPAS - Pengesahan rencana tata ruang wilayah Provinsi Sumatera Selatan molor hingga akhir 2010. Kurangnya koordinasi internal antardinas, aspirasi masyarakat, dan lemahnya basis data spasial ditengarai menjadi penyebab.

Kepala Unit Pelaksana Teknis Badan Penataan Ruang Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sumatera Selatan Regina Ariyanti mengakui hal itu pada diskusi publik ”Mewujudkan Rencana Tata Ruang Provinsi Sumatera Selatan yang Berbasiskan Keselamatan Rakyat dan Lingkungan” Jumat (29/1) di Wisma Maharani, Kota Palembang.

Floods claim two lives in Pasuruan

Tuesday, February 2, 2010 10:41 AM
Floods claim two lives in Pasuruan

The Jakarta Post ,  Jakarta   |  Sat, 01/09/2010 10:05 PM  |  National

At least two people were killed as floods hit the East Java town of Pasuruan on Saturday.

Local media reported the two people were swept away by the raging river that flows through Pandaan district, one of the three areas hit hardest by the disaster. The dead victims have remained unidentified as of Saturday evening.