You are hereUmum
Umum
KPB - Bahan bacaan
Kepustakaan KPB Di sekretariat MPBI, Jl Kebon Sirih 5-G, Jakarta 10340 tersedia cukup banyak bahan-bahan bacaan terkait dengan penanggulangan bencana. Bahan bacaan ini kontribusi dari kawan-kawan anggota Konsorsium Pendidikan Bencana (KPB), ada 1926 bahan bacaan yang tersedia saat ini. Untuk yang berminat menambah pengetahuan melalui bahan bacaan, silahkan mengunjungi alamat tersebut diatas. Kami mengundang untuk datang ke perpustakaan ini. Tentu saja tidak ada biaya penyewaan untuk buku-buku ini alias gratis, kecuali makanan, yang ini silahkan mempersiapkan sendiri.
Berita Duka Cita
Berita Duka Cita.
Telah meninggal dunia, ayahanda Djuni Pristiyanto, hari Minggu 28 Februari 2010 di Caruban, Madiun.
Kami, keluarga besar Masyarakat Penanggulangan Bencana Indonesia turut berduka sedalamnya atas kepergian beliau. Semoga arwah beliau diterima di sisi Tuhan Y.M.E. dan bagi yang ditinggalkan semoga ditambahkan kesabaran, kekuatan, serta ketabahannya.
Sekretariat
Masyarakat Penanggulangan Bencana Indonesia.
Hukum dan Standar Internasional yang Berlaku dalam Situasi Bencana Alam - Peluncuran Buku
"Hukum dan Standar Internasional yang Berlaku dalam Situasi Bencana Alam"
Upaya mewujudkan Negara Indonesia yang aman dan tangguh terhadap bencana sudah mempunyai landasan hukumnya melalui pemberlakuan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007 mengenai Penanggulangan Bencana. Undang-undang ini merupakan buah kerjasama masyarakat adab dan Pemerintah Republik Indonesia. Naskah akademik rancangan Undang-undang ini merujuk ke hukum-hukum dan standar internasional sebagai bagian dari pertimbangannya. Dalam kaitan itu, dipandang penting untuk menyediakan suatu acuan yang komprehensif.
Kuliah Jarak Jauh - CBDRM di Daerah Pesisir
Risiko bencana di Indonesia telah meningkat dari tahun ke tahun. Dalam lima tahun terakhir, Indonesia mengalami kerugian minimal sebesar US $ 14 miliar, lebih dari 175.000 orang tewas dan lebih dari dua juta orang yang terkena dampak langsung, dari "10" kejadian bencana besar sejak tahun 2004.
Rapor Merah bagi Program Pengurangan Risiko Bencana Indonesia
Kamis, 20 2008 20:59 WIB
Penulis : Cornelius Eko
JAKARTA--MI: Dari skala penilaian 1 sampai 5, implementasi pengurangan risiko bencana (PRB) di Indonesia hanya mendapat nilai rata-rata 2. Artinya, berbagai bidang, program dan level pengurangan risiko bencana di Tanah Air dinilai buruk, tidak sistematis dan berstruktur ideal.
Penilian tersebut berdasarkan evaluasi pelaksanaan PRB di Indonesia dari tahun 2007 sampai 2008. Tim penilai terdiri dari komponen kelompok pemerhati bencana international, masyarakat sipil, wakil pemerintah dan wakil perguruan tinggi. Evaluasi dilakukan pada Agustus 2008 dan disponsori oleh lembaga dunia, PBB.

